Sajak Kehangatan Pagi

puisi madura, pantun madura, sastra madura, rowi el hamzi, sumenep, madura, jawa timur

 

I

 

Mereka bilang

Perempuan suka akan tantangan

Dan ingin slalu berada di garda terdepan

Dalam mencuri perhatian

 

Mereka tak ingin diremehkan

Tak mau dianggap kelas terlemah dalam kehidupan

 

Namun saat mereka tak mampu menerima kenyataan

Isak tangis pun pecah tanpa bisa dibendung

 

Dan dengar apa kata mereka

Saat hatinya terluka

Mereka akan berkata

"Dunia ini kejam"

 

 Takepe', 1444

Maos jugan

 

II

 

Seorang wanita akan mengalami kematian seribu kali setiap hari

Ketika hidupnya harus ditempuh bersama seseorang yang tidak pernah ia cintai

 

Tetapi kematian itulah yang akan membuatnya hidup beribu ribu kali ketika ia mampu bertahan

 

Cinta tidak harus dimulai dengan rasa suka

Dan sudah berapa banyak kisah cinta yang bersumber dari rasa suka yang bisa kita baca namun akhirnya bermuara kedalam lautan derita

 

Cinta seringkali kali lahir dari rahim kebencian

Yang seiring berjalannya waktu

Cinta akan lebih subur tumbuh disana

 

Layaknya sebuah pohon

Cinta akan lebih subur saat media tanamnya sering digemburi dan dipupuk menggunakan pupuk kandang

 

 

Takepe' 1444

 

 

III

 

Belajar lebih tenang

Dan nikmati hidup dengan berbagai proses tanpa banyak protes

 

Damai itu indah

 

Jangan takut dibenci dan jangan jadi pembenci

Karena seorang pembenci dialah orang yang paling menderita didunia

Tak usah mengemis untuk disukai

Karena tak ada jaminan bahwa rasa suka slalu mendatangkan kebahagiaan

 

Sederhana itu indah

 

Slalu berusaha menjadi diri sendiri tanpa basa basi

 

Menjadi orang lain itu memuakkan

 

 

Takepe' 1444

 

IV

 

Dari sekian banyak cerita

Hanya cerita bersamamu yang ingin ku kenang

 

Bukan hanya tentang kemesraan dan keromantisan

Namun lebih pada keteguhanmu menjaga komitmen dari sebuah ikatan sakral dibawah perjanjian atas nama Tuhan

 

Selamat pagi cinta

 

Takepe' 1444

Maos jugan

 

V

 

Dibalik asmaranya

Terlihat jiwanya begitu kelelahan

Tercermin dari kerutan kerutan rasa dimana mana

Dan sudah tak mampu ia tutupi

 

Cinta oh cinta

Sebegitukah perlakuanmu

 

Atau mereka hanya gagal

Mengaplikasikan sisi keindahan mu kedalam realita kehidupan

Bukan malah memperburuk keadaan yang seharusnya mendamaikan dan menenangkan

 

Cinta

Engkaulah yang salah

Atau merekalah yang seharusnya memperbaiki karakter dalam memperlakukanmu

 

Takepe' 1444

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak