Bismillah, Mudik, Lebaran

sanja' puisi, sastra madura, lalampan, mat toyu

Bismillah, Mudik, Lebaran

 

Masih sanggup bertahan, dengan keadaan yang tak pantas dikatakan baik, untuk diri ini...

Tetapi selalu memohon dalam doa, agar segera di hilangkan perasaan...

Yang selalu membuat sedih.

 

Mungkin tak tau atau tak mau tau dengan yang dirasakan hati...

Sakit karena tak mampu untuk merelakan semua yang telah terjadi...

Padahal kalau itu, sudah takdir Allah kita

Takkan mampu merubahnya.

 

"Duhai hati tolonglah berdamai dengan segala

Yang membuat hilangnya rasa, untuk kembali

Menata hati yang sudah hancur"...

 

Kuat untuk menjalani kehidupan yang baru tanpa harus mengingat semua beban rasa yang merusak hati... Allah hu Akbar

 

Sabal 1444

Maos jugan

 

 

Sejak kita di ciptakan.....

Tuhan sudah mempersiapkan jalan kehidupan....

 

Lalu di berikan tuhan bekal berupa ikhtiar dan doa yg harus di terapkan...

Sebagai petunjuk arah jalan untuk mencari jati diri sebagai tujuan....

 

Walau pun tuhan sudah memberikan bekal.

Namun tuhan juga memberikan tantangan.

Berupa ujian lika liku jalannya kehidupan.

Yang tak mudah untuk kita jalankan...

 

Apabila lika liku jalan itu tak bisa kita lalui.

Maka tercipta lah sebuah lika liku menjadi luka yg menyakitkan.

 

 

Sabal 1444

 


Alam

 

Sudah menjadi hukum alam

Ada awal ada akhir

Ada siang ada malam

Ada pertemuan dan ada perpisahan

 

Tak satupun Dari semua itu

Kusesali ataupun kuratapi

Karna aku bukan insan

Yang ingin melawan takdir Tuhan

 

Terimakasih

Untuk semua yang indah

Dan berkesan selama ini

Sekalipun hanya singgah

Bagiku semua indah

 

Kedewasaan ini mengajarkanku

Tersenyum dalam kepahitan realita

Jiwa yang lapang menyadarkan ku

Arti semua yang ada di fana ini sementara

 

Kukira kau pengisi hati

Namun ternyata penipu hati

Semoga ini semua merupakan pelajaran diri

Tuk lebih banyak mawaspadai diri

Dari semua goda dan kepalsuan janji

 

 

Sabal 1444

 

Mudik & Lebaran

 

Lebaran identik dengan mudik

Mudik identik dengan membawa pernak pernik

Dari yang biasa saja

Sampai yang luar biasa

Dari yang apa adanya

Sampai mereka yang meng ada ada

Supaya terlihat megah , mewah, dan wah

Untuk menunjukan kemakmuran hidupnya

Untuk memastikan orang kalau dirinya sudah jadi orang sukses

Bagi orang tua , datang mu di tunggu

bukan mengharap pemberian Pemberian mu

Tapi karena mereka sudah lama memendam rindu

Untuk menyatu dalam kebersamaan dengan saudara dan handai taulan

Orang tua mu tak menuntut datang mu harus dengan sukses mu

Tapi yang terutama kamu datang dengan sehat mu

Maka mudik lah

Maka pulang kampung lah

Kunjungi

datangi lah orang tua mu

Selagi kamu sehat dan memiliki sayang

Sebelum datang mu hanya menjumpai bayangan

Dan pusaranya saja.

 

Sabal 1444

Maos jugan



 

Untuk Para Wanita Kuat!

Istriku

 

Hai kamu ...

Capek, ya?

 

Hebat ya kamu, sudah sejauh ini. Dalam setiap keadaan yang begitu menguras emosi, jiwa, bahkan perasaan.

 

Keadaan memaksamu untuk tetap berdiri, meski tidak mampu sekuat dulu. Dari hati yang mematahkan, dan harapan yang menghancurkan.

 

Terima kasih ya

Mungkin kamu berpikir, bahwa Tuhan terlalu pilih kasih dalam memberi cobaan dan beban. Namun itulah cara-Nya memelukmu dalam dekapan-Nya.

 

Aku bangga sekali, kamu begitu luar biasa kali ini. Andai aku bisa sekuat kamu ya, aku iri atas tabah dan ikhlasmu.

 

Ayo bertahan sedikit lagi

Di ujung jalan itu ada kebahagiaan yang masih tertunda, jangan lupa menjemputnya ya!!!

 

Ada aku, sebagai penguatmu

 

Sabal 1444

1 Komentar

  1. wahhh keren banget... aku tuh terharu... boleh belajar ga yaaa

    BalasHapus
Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak