Puisi Yanuar Abdillah Setiadi

Puisi Yanuar Abdillah Setiadi
Yanuar Abdillah Setiadi


Puisi Yanuar Abdillah Setiadi*

Januari

 

Lembaran telah dibuka

Kita serupa pujangga, hakim, notaris, penulis

yang akan menulis di lembaran suci tadi

apakah berisi cinta, aturan, hukum atau cerita.

Semua dipasrahkan padamu.

 

Januari, 2026

 

 




Kaget

 

Desember selalu

mengagetkan manusia.

“Hai, apa yang kau lakukan satu tahun ini, Wahai Manusia!”

Desember selalu membawa

hadiah yang berisi sesal dan kalah.

 

Januari, 2026

 

 



Di Usia 25

 

Kami menjadi atlet atletik

Kami berlari dikejar

umur, pencapaian, penghasilan

dan kulit orang tua

yang kian menua

digerogoti usia.

 

Januari, 2026

 

 




Malam Bisu

 

Mendengarkan percakapanmu

yang dimulai dengan candaan dan gurauan.

“Mas, bapak sudah menunggumu

di ambang senja umurnya dan juga umurku.”

Bintang angan berkelindan,

kesiapan, pertimbangan, kematangan dan keberanian

Malam pun membisu

berpelukan denganku.

 

Januari, 2026

 

 




Pesan Macet Pada Penggemarnya

 

Jangan caci maki aku

Karena aku tidak pernah

memintamu datang padaku.

Kau yang datang sendiri

memanggilku dan lucunya,

kau sumpah serapahi aku.

Sadarlah!

 

Januari, 2026



Yanuar Abdillah Setiadi Lahir di Purbalingga, Januari 2001. Mukim di Desa Timbang, Kecamatan Kejobong, Kabupaten Purbalingga. Mahasiswa Magister Manajemen Pendidikan Islam UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto. Alumnus Pendidikan Bahasa Arab di kampus yang sama. Menulis di 50 website Nasional. Tiga buku mutakhirnya berjudul Mengaji Pada Alif (2023), Melihat Lebih Dekat (2024). Wajah Purwokerto: Antara Cinta, Suka dan Duka di Kota Satria (2026). Menjadi pembicara di beberapa seminar kepenulisan. Nominator Terminal Award Mojok.co Yogyakarta tahun 2023. Karyanya termuat di berbagai media. Instagram: @yanuarabdillahsetiadi.


Post a Comment

Previous Post Next Post
Lalampan

Contact Form