Gua Payudan Tempat Bertapa Para Penguasa Madura



Sumenep-Tourism. 2022. Hai tourism dan seluruh penikmat traveling di seluruh nusantara maupun dunia. Sumenep atau yang biasa dikenal dengan Songennep memiliki makna sebagai lembah yang indah menawan. Hal ini karena Sumenep memiliki pegunungan, dataran yang cukup tinggi, serta aliran sungai yang cukup eksotik terutama Sumenep wilayah barat. 

Para Traveller sudah tahu kan bahwa di Sumenep memiliki cemara udang terbaik nomor dua di dunia, yaitu Cemara Udang yang berada di Pantai Lombang (Lombang Kecamatan Batang-Batang) serta memiliki Oksigen terbaik juga nomer dua di dunia. Banyak orang datang ke Sumenep untuk berwisata, teruta untuk wisata religi, mulai dari Syaikhona Kholil Bangkalan, Asta Lattong Bato Ampar Pamekasan, hingga Asta Tenggi (makam para raja) Sumenep, Asta Gumo, dan Asta Yusuf di Pulau Poteran (Talango Sumenep). 

Destinasi wisata religi itu sudah familiar, populer dan lumrah dan orang-orang secara rombongan dan berjamaah datang berziarah, mengaji di tempat wisata religi tersebut. namun yang selama ini jarang terdengar adalah Gua Payudan. Kami ucapkan selamat datang di Gua Payudan.

Gua ini sudah lama ditemukan, jauh sebelum Gua Soekarno yang terletak di Pasongsongan ditemukan dan viral di tahun 2019an. Gua Payudan memiliki sejarah panjang karena tidak hanya sekedar menjadi pertapaan para raja atau bangsawan Sumenep namun juga tokoh-tokoh ternama seper Ke Lesap, serta Bujuk Bato Ampor juga pernah bersemedi di dalam Gua itu.

Jika para traveller ingin mengetahui lebih lanjut seperti apa Gua Payudan silahkan datang dan melihat secara langsung tempat pertapaan para pendahulu Madura yang menjadi tokoh-tokoh penting di Madura, seperti Ke Lesap, Bindara Saot dan Potre Koneng.

Jika kalian datang dari arah Surabaya (melalui bis-rombongan pariwisata) dan mampir di Batu Ampar pamekasan, kalian bisa lurus ke utara sedikit, lalu belok kanan, lalu lurus ke arah timur menuju Guluk-guluk, sampai tiba di Desa Payudan Daleman. Di pertigaan itu, kalian akan berjumpa bacaan selamat datang di Gua Payudan Daleman, Sumenep.

Jika kalian naik pesawat dari Surabaya dan mendarat di Bandara Trunojoyo Sumenep. Kalian akan menggunakan jasa angkot, bus ke arah Ganding (yang akan melintasi Batuan dan Lenteng). Dari Pasar Ganding, kalian bisa langsung lurus ke arah barat sampai masuk Desa Payudan Daleman. Ketika sudah berjumpa dengan bacaan Selamat Datang di Gua Payudan Daleman, Sumenep, kalian akan berjalan ke utara dengan sedikit berjalan kaki atau naik ojek. Kalian akan menapaki jalan terjal dan berliku. Dari gua Payudan kalian bisa melanjutkan perjalanan ke utara menuju Goa Soekarno di Pasongsongan, juga bisa ke Asta Panaongan di Pasongsongan juga. SELAMAT BERPETUALANG.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama