BEM STIDAR Adakan Musyawarah Luar Biasa

sf: ramadhani. In frame: Rovi. Abd Hayyi. M. Ghalib.

STIDAR-MADURA. pada hari ini, 24 Agustus 2022 Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah Raudlatul Iman (STIDAR) mengadakan Musyawarah Luar Biasa (MUSLUB) yang bertempat di Stasiun Asoka, Mandala Barat, Gadu Barat, Ganding, Sumenep, Madura.

Dilaksanakannya Musyawarah Luar Biasa ini tidak terlepas dari kondisi dinamika internal yang disesuaikan dengan mengacu pada AD/ART serta dalam rangka mempercepat kepengurusan BEM Baru.

Presiden Mahasiswa berpesan agar siapa saja yang terpilih nanti mengupayakan program-program unggulan yang memang  menjadi target yang harus dicapai dengan tujuan-tujuan yang spesifik. Ucap Abd Hayyi, Mahasiswa yang sedang serius menggarap skripsi itu.

MAOS JUGAN: UJIAN SKRIPSI

Musyawarah ini dipimpin oleh M. Ghalib Bafadlal. Ghalib menegaskan urgensitas kepemimpinan dalam tradisi BEM “BEM STIDAR membutuhkan regenerasi organisasi, perlu sosok yang tegas, serta dapat membawa Mahasiswa STIDAR ke ranah intelektual yang berbasis digital.” Ucap mahasiswa BKI yang sudah merangpungkan Ujian Akhirnya itu.

Pernyataan Ghalib mendapatkan sambutan hangat dari Suhal, Mahasiswa PMI Semester V yang menurutnya, “Pimpinan tertinggi mahasiswa harus membawa mahasiswa kearah intelektual dengan wawasan Ulul’ Al-bab, apalagi di era seperti ini. Serba digital. Tentunya pemimpin harus memahami kondisi itu.” Ucap anggota PMII Komisariat STIDAR.

“Hal ini tidak terlepas dari keperihatinan kami, agar BEM lebih hidup, aktif dan bersahabat dengan mahasiswa, sehingga kami harus mengadakan Muslub.” Ucap Ramadhani menanggapi diadakannya Muslub, yang juga calon kuat Presma Baru.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama